TUTUP
Lampung

Disdik Kota Perbolehkan Sekolah Tarik Biaya

Admin
18 July 2012, 8:29 AM WAT
Last Updated 2016-03-09T22:31:08Z

BANDARLAMPUNG - Ke depan, biaya pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah atas negeri tidak lagi gratis. Sebab, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung memperbolehkan pihak sekolah menarik kembali biaya pendidikan melalui orangtua peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya mengatakan, kebijakan tersebut sesuai dengan Permendikbud No 44 Tahun 2012 tentang Biaya Pendidikan melalui Orangtua Peserta Didik. Kebijakan ini menggantikan Permendikbud No 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya di Sekolah.

"Dengan adanya kebijakan baru ini, maka secara otomatis berlaku permendikbud yang  baru. Hal ini juga dilakukan karena permendikbud tahun 2011 tidak sejalan dengan UU Sisdiknas yang menyatakan bahwa penyelenggaraan biaya pendidikan itu dilakukan bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, bersama dengan masyarakat," jelas dia, Senin (16/7/2012).

Namun, pemberlakukan Permendikbud No 44 ini tidak berlaku bagi siswa yang diterima melalui jalur bina lingkungan. Sebab, berdasarkan kebijakan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, siswa melalui jalur ini tidak diperkenakan untuk diikutsertakan dalam pengurusan biaya sekolah.

Terkait biaya tambahan untuk sekolah yang menyertakan pakaian batik dan pakaian olahraga sebagai seragam, pemkot menegaskan hal tersebut bagian dari tanggungjawab orangtua peserta didik. Pasalnya baik siswa bina lingkungan maupun siswa jalur reguler diharuskan mengikuti peraturan yang ditetapkan masing-masing sekolah.

"Itu kan pakaian seragam diluar bantuan dari pemkot. Berkaitan dengan alat sekolah seperti seragam sekolah yang umum, bukan termasuk pakaian tambahan dari sekolah, kalau itu ya silahkan orangtua yang membayar," tegasnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Sobirin menyatakan akan mengikuti semua peraturan yang ada. Termasuk Permendikbud No 44 Tahun 2012. Menurut dia, dengan penarikan biaya pendidikan yang terjangkau, sekolah dapat melakukan berbagai inovasi sesuai harapan orangtua siswa.

"Kalaupun biayanya mahal, namun sesuai dengan inovasi dan kualitas yang ditawarkan sekolah tersebut, ya kenapa tidak. Sehingga sekolah dan siswa sama-sama diuntungkan," jelasnya saat dihubungi Selasa (17/7) malam.

close