TUTUP
TUTUP
Nasional

Penerima Penghargaan Lingkungan 'Disentil' SBY

Admin
05 June 2012, 4:13 PM WAT
Last Updated 2012-06-07T09:22:02Z
Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM saat menerima Piala Adipura dari  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  di Istana Negara Jakarta, Selasa (5/6) lalu.

JAKARTA - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia di Istana Negara tiba-tiba terhenti. Wajahnya mendadak seperti menahan kesal gara-gara ada beberapa orang penerima penghargaan lingkungan hidup yang asyik mengobrol ketika dia berpidato.

Insiden kecil ini terjadi ketika SBY sedang menyampaikan pidato tentang hari lingkungan hidup di Istana Negara, Jl Veteran, Selasa (5/6/2012). Di ruangan tersebut, sedikitnya ada 100 orang penerima penghargaan piala Kalpataru, Adipura dan Adiwiyata Mandiri bagi pejuang lingkungan, kota terbaik dan sekolah-sekolah terbaik dalam pemeliharaan lingkungan.

Selama menit-menit awal pidatonya, SBY memaparkan arti hari lingkungan dan berbagai prestasi Indonesia dalam masalah lingkungan di kancah dunia. Upaya perlindungan bagi badak sebagai hewan langka juga ikut disampaikan oleh SBY.

Namun, di menit ke-17 tiba-tiba SBY menghentikan pidatonya. Wajahnya tampak melihat ke deretan bangku belakang, tempat para penerima penghargaan duduk, sambil berujar, "Saya menunggu biar selesai berbicara yang di belakang itu," ujarnya.

Selama 10 detik SBY menghentikan pidatonya. Setelah itu, suasana pun tenang dan SBY kembali melanjutkan pidatonya.

Sekadar informasi, acara pemberian penghargaan ini memang tampak lebih riuh dari biasanya. Di luar Istana, sedikitnya ada ratusan orang berkumpul menanati para penerima penghargaan. Mereka datang untuk memberi dukungan, namun tidak diperkenankan masuk karena tak memiliki undangan.

Akhirnya, mereka hanya bisa berkumpul di selasar Istana dan parkiran. Tak sedikit juga dari mereka yang berfoto bersama menteri dan pejabat daerah lainnya.

sumber
close