TUTUP
HeadlineHukum

Brigadir J Disudutkan, Kamaruddin Minta Sambo dan Putri Ganti Pengacaranya: Saya yang Bayar

Admin
15 November 2022, 12:19 PM WAT
Last Updated 2022-11-24T23:12:28Z
Kamaruddin Simanjuntak (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyarankan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk mengganti pengacaranya. 


Kamaruddin bahkan menyatakan siap membayar pengacara kondang seperti Hotman Paris, Otto Hasibuan, hingga Junimart Girsang untuk kedua terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua itu.


Kamaruddin mengungkapkan hal tersebut karena menyayangkan langkah tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan istrinya yang menyudutkan almarhum Brigadir Yosua di persidangan.


Ia mengatakan, menyebar hoaks atau fitnah bukanlah hal meringankan dalam perkara pembunuhan dan menyebut pembelaan seperti itu keliru.


“Maka saya katakan, lebih bagus pengacaranya diganti dengan advokat sekelas Hotman Paris, Otto Hasibuan, atau Junimart Girsang. Biar saya yang bayar, yang penting tidak menyebar hoaks tiap hari,” kata Kamaruddin saat dihubungi Ahad kemarin, 13 November 2022.


Kamaruddin mengatakan hoaks yang dimaksud ketika pengacara Ferdy Sambo dan Putri mengganti tempat kejadian pelecehan (locus delicti) dari Duren Tiga ke Magelang. 


Menurutnya, klaim tempat pelecehan berganti setelah Mabes Polri menghentikan penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual atau SP3. 


“Kemudian sekarang mereka menjelek-jelekan almarhum Yosua. Itu cara keliru,” ujar Kamarudin, dilansir Tempo.


Menurut dia, seharusnya tim kuasa hukum mengupayakan bagaimana meringankan hukuman dari jerat Pasal 340 KUHP. 


Ia menyarankan agar Ferdy Sambo dan terdakwa lain mesti bersikap kooperatif dengan mengakui dan menyesali perbuatannya agar mendapat keringanan.


“Tetapi kalau menjelek-jelekan almarhum Yosua itu bukan hal meringankan. Itu cara pembelaan yang keliru. Jadi makanya saya bilang lebih bagus pengacaranya diganti,” kata Kamaruddin.


Dalam persidangan sebelumnya, kuasa hukum dan para saksi yang dekat dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi juga memberikan keterangan yang menyudutkan Yosua. 


Misalnya, pada 1 November lalu kuasa hukum Putri Candrawathi, Sarmauli Simangunsong, mencecar adik Brigadir J, Mahareza Rizky dengan pertanyaan apakah Yosua sering ke tempat hiburan malam atau dekat dengan perempuan lain. 


Saat itu Reza bersaksi bersama kekasih Yosua, Vera Simanjuntak.


Kemudian pada sidang 8 November lalu, sekuriti rumah Ferdy Sambo, Damianus Laba Kobam alias Damson, mengatakan Yosua sebagai orang yang pemarah atau temperamen. 


Sekuriti yang menjaga rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling 3, Duren Tiga, Jakarta Selatan ini mengatakan Yosua sering marah tanpa sebab.


Ia juga membeberkan Yosua sering mengajaknya ke tempat hiburan malam setiap malam minggu. Biasanya, kata Damson, mereka ke tempat hiburan bernama Brexit di Kemang.


Sebelum menjadi saksi, Damson muncul dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut ia membeberkan perilaku Yosua.  


Dia mengaku sebagai pegawai yang sudah 3 tahun bekerja di rumah Ferdy Sambo. Damson mengatakan Yosua kerap ke tempat hiburan malam dan mengungkapkan bagaimana hubungan Yosua dengan kekasihnya Vera. 


Ia juga mengaku ada seorang perempuan yang disebut berinisial VTA di antara hubungan keduanya.


Yang terakhir adalah ketika asisten rumah tangga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi, menjadi saksi dalam sidang 9 November kemarin. 


Dalam sidang dengan terdakwa Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal, Susi menyebut Yosua sebagai orang yang temperamental. 


“Kalau menurut saya Yosua suka marah-marah, apa sih namanya, temperamental. Kalau saya minta tolong untuk (bawa) belanjaan dia selalu menunda, terus kalau dipanggil ibu selalu lama, kadang ngedumel gitu, ‘apasih bi, apa lagi!’,” kata Susi, saat bersaksi di sidang terdakwa Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal pada 9 November. (*)

close