TUTUP
TUTUP
HeadlineNasional

Wapres: Penghuni Surga Terbanyak Orang Indonesia karena Mengucap La Ilaha illallah

ADMIN
02 August 2022, 3:12 PM WAT
Last Updated 2022-09-15T17:07:27Z
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin (Foto: Istimewa) 

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan 'La ilaha illallah' akan masuk surga, maka penduduk Indonesia dapat menjadi penghuni surga terbanyak.


"Kenapa begitu? Karena memang yang banyak mengucap 'La ilaha illallah' itu adalah bangsa Indonesia. Jadi nanti di surga itu bangsa Indonesia semua itu," ujarnya, saat memberikan tausiyah dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka, di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin malam, 1 Agustus 2022.


Hanya saja, lanjut wapres, ada proses yang harus dilalui bangsa Indonesia untuk menjadi penghuni surga. 


"Ada yang pakai proses, proses pemanggangan, mudah-mudahan saja yang mengalami proses pemanggangan itu sedikit, jangan banyak-banyak. Apalagi kata ulama, tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus-menerus, tidak ada dosa besar kalau dilakukan istigfar," kata Ma'ruf, dilansir Tempo.co.


Wapres menuturkan membaca istigfar dilakukan sehingga walau mungkin ada maksiat yang dilakukan tapi ujungnya banyak yang kembali ke hadirat Allah SWT.


"Mudah-mudahan ini bagian dari kehidupan kita bangsa Indonesia dan dengan doa dan zikir kita malam ini kita kembali bertobat kepada Allah SWT," harap Ma'ruf.


Wapres juga mengungkapkan nikmat kemerdekaan yang Allah SWT berikan selama 77 tahun terakhir harus disyukuri dengan terus menjaga keutuhan bangsa.


"Untuk itu, kita wajib mensyukuri, menghargai dan berterimakasih kepada para pejuang bangsa. Rasullullah SAW mengatakan, siapa yang tidak berterimakasih kepada manusia dia juga tidak berterimakasih kepada Allah, menjadi kewajiban kita adalah menjaga bangsa ini tetap utuh," kata dia.


"Jangan sampai kemudian Allah mencabut menghilangkan cahaya-Nya dan meninggalkan kita dalam kegelapan karena kita saling berselisih, saling membenci dan bermusuhan. Kalau hal itu terjadi, cahaya terang yang kita dapatkan berupa kemerdekaan ini tentu akan kembali gelap," imbuh wapres.


Atas tausiyah Ma'ruf Amin tersebut, Presiden Jokowi  pun menyampaikan rasa terima kasih.


"Tadi saya rasa sudah banyak disampaikan oleh Pak wapres mengenai nikmatnya kemerdekaan. Ini enaknya kalau wakil presidennya itu Pak Kiai. Makasih Pak kiai, tausiyahnya jelas, jadi saya tidak usah mengulang lagi," ucap Jokowi.


Zikir dan Doa Kebangsaan di halaman Istana Merdeka ini dihadiri sekitar 100 tokoh yang terdiri dari para kiai, habaib, pejabat negara, tokoh berbagai ormas serta tokoh lintas agama.


Selain itu, hadir juga 500 jamaah dan santri dari berbagai pondok pesantren di Indonesia.


Pejabat yang hadir antara lain Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanahan Prabowo Subianto, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar dan pejabat terkait. (*)

close