TUTUP
KesehatanLampung

IDI Lampung: Waspada! Covid-19 Varian Omicron Masih Ada

Admin
18 June 2022, 1:11 PM WAT
Last Updated 2022-06-18T06:26:40Z

Wakil Ketua IDI Lampung, Boy Zaghlul (Foto: Istimewa)


SABURAI - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, terkait masuknya Covid-19 subvarian omicron BA.4 dan BA.5.

IDI Lampung minta agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), karena saat ini masyarakat terlalu euforia dan menganggap Covid-19 sudah tidak ada.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lampung, jumlah pasien Covid-19 di Lampung hingga kini sebanyak 73.050 orang.

Rinciannya, pasien sembuh 68.914 dan kasus kematian 4.128 orang.

"Saya menyarankan masyarakat waspada, apalagi ada varian baru yang sudah mulai masuk ke Indonesia, sehingga prokes harus tetap. Minimal memakai masker dan cuci tangan," kata Wakil Ketua IDI Lampung, Boy Zaghlul, Jumat (17/6/2022).

Menurutnya, masyarakat sudah menganggap Covid-19 hilang, sejak Presiden Joko Widodo membolehkan melepas masker di luar ruangan.

"Sepertinya bahasa Pak Presiden dimaknai lampu hijau oleh masyarakat untuk buka masker di semua urusan. Jadi kita ini terlalu euforia," kata Boy, dilansir Republika.

Padahal Covid-19 masih ada, bahkan sekarang telah muncul varian baru yang telah ditemukan di sejumlah negara dan juga di Bali untuk Indonesia.

Oleh karena itu, selain memperketat prokes, masyarakat diminta segera melengkapi vaksinasi penguat.

"Masyarakat juga harus sadar diri. Yang belum vaksin penguat silakan datangi puskesmas untuk divaksinasi. Bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk kebaikan bersama," ujar Boy.

Dia juga meminta pemda agar pemberian vaksinasi penguat digiatkan kembali.

Sebab saat ini masyarakat telah merasa aman-aman saja dan menganggap sekarang benar-benar sudah endemi.

"Saya harap jangan ada perasaan aman-aman saja, yang belum vaksin penguat diharapkan segera melengkapi vaksinasinya. Apalagi kasus Covid-19 dalam tren meningkat. Semoga dengan divaksinasi lengkap,, kita terhindar terpapar Covid-19," kata Boy. (*)

close