TUTUP
TUTUP
Lampung

Petani Enggan Jual Beras ke Bulog

Admin
18 February 2012, 6:43 PM WAT
Last Updated 2016-03-09T22:25:36Z
PESAWARAN - Petani masih enggan menjual hasil panen gabah kering giling dan beras kepada Bulog mengingat harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditawarkan masih rendah.
   
Pemilik pabrik penggilan padi di Desa Kertasana, Pesawaran, Dahyana, Sabtu  (17/2/2011), menyebutkan, pembelian harga gabah basah pelaku usaha beras kepada petani berkisar Rp3.700 sampai Rp3.900 per kilogram.
 
"Harga tersebut sudah termasuk biaya angkut dan pekerja, kalau Bulog membeli gabah kering giling (GKG) seharga Rp4.300/kilogram, kami belum cocok dengan tawaran harga itu," katanya.
   
Pemilik penggilingan padi di Pasarbaru Rifki mengatakan, harga pembelian gabah basah saat ini Rp4.000/kg. Sementara pembelian beras super dari petani mencapai Rp7.700 dan beras asalan Rp7.500.
   
"Kalau pembelian Bulog hanya Rp4.300/kg untuk GKG dan Rp6.500/kg untuk beras, rasanya harga itu masih terlalu rendah," katanya.
   
Apalagi, Bulog memiliki beberapa kriteria yang lebih spesifik dalam melakukan pembelian gabah dan beras petani lokal. Ketentuan pembelian beras Bulog di antaranya kadar air 14 persen, broken 20 persen, derajat sosok 95 persen dan menir 2 persen. (ant)
close