TUTUP
TUTUP
Lampung

Jalinbar Longsor Dilaporkan ke Pusat

Admin
23 February 2012, 3:01 PM WAT
Last Updated 2016-03-09T22:22:05Z
LONGSOR - Jalinbar yang berada di Pekon (Desa) Way Semangka, Kecamatan Belalau, Lampung Barat. Titik longsor di kawasan itu kini rawan longsor. (Foto: NET)

LAMPUNG BARAT -
Longsornya jalan lintas Barat (Jalinbar) di Lampung Barat tepatnya depan Gang Hi. Boin, Kelurahan Fajarbulan, Kecamatan Waytenong, akibat hujan lebat disikapi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat.

Instansi itu akan menyurvei sekaligus melaporkan kerusakan jalan ke pemerintah provinsi dan pusat. ’’Untuk kerusakan jalan nasional, perbaikannya merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, dalam hal ini kami hanya sebatas melaporkan,’’ ujar Kabid Bina Marga S. Hendriyanto, S.T mendampingi Kepala DPU Lambar Hi. Mulyadi Irsan, M.T. kemarin (22/2).

Dijelaskan, berdasarkan informasi yang ada, tahun ini pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk penanganan bencana alam termasuk jalan longsor. ’’Jadi ada kemungkinan jalan longsor di depan Gang Boin, Kelurahan Fajarbulan, itu akan diperbaiki tahun ini. Termasuk jalan longsor yang ada di Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau,’’ urai dia.

Masih kata Hendri, pihaknya mengimbau pengguna jalan agar hati-hati saat melintas di jalan tersebut. Itu untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. ’’Saat ini curah hujan di Lambar cukup tinggi sehingga sangat rentan terjadinya longsor. Apalagi tanah di daerah ini sangat labil. Jadi, sebaiknya warga waspada,’’ ungkap Mulyadi.

Didin, warga Kelurahan Fajarbulan, mengungkapkan, longsornya jalan lintas itu akibat sering turun hujan. Sehingga, saat ini kerusakannya semakin parah. 

’’Mulanya longsoran hanya pada badan jalan sekitar 15 meter dan ketinggian 20 meter. Karena terus dilewati kendaraan, longsoran semakin besar dan sekarang sekitar satu meter badan jalan amblas,’’ tuturnya. (rdr)
close