TUTUP
Lampung

Korem Gatam Akan Siapkan Media Center

Admin
18 December 2011, 11:43 AM WAT
Last Updated 2016-03-09T22:14:48Z
MARKAS Komando Resort Militer (Korem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Lampung akan menyiapkan media center bagi wartawan guna mendapatkan akses membuat dan mendapatkan berita terkait kegiatan TNI-AD.

"Ruangan media center akan disiapkan guna memudahkan wartawan membuat berita serta mendapatkan informasi terkait kegiatan TNI serta isu-isu lainnya," kata Danrem 043/Garuda Hitam, Kolonel CZI Amalsyah Tarmizi S.Ip, di Bandarlampung, Kamis.

Ia menyebutkan, akses informasi serta kecepatan dalam membuat, mengirim, dan menyiarkan berita sangat dibutuhkan oleh para wartawan karena itu perlu fasilitas pendukung.

Salah satunya, lanjut dia, dengan menyiapkan ruang media center serta peralatan pendukungnya.

"Wartawan butuh informasi serta sarana pendukung untuk membuat berita," kata dia.

Terkait maraknya pemberitaan adanya pembataian warga sipil di Mesuji Lampung belakangan ini, Danrem mengatakan, pemberitaan itu belum tentu benar.

Karena itu, lanjutnya, masyarakat di daerahnya jangan sampai terpancing sehingga menimbulkan gejolak serta kondisi yang kurang kondusif.

Ia mengakui, pada 2011 telah terjadi dua peristiwa bentrokan, yakni di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung dan Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Peristiwa kekerasan di Kecamatan Mesuji OKI Sumatera Selatan terjadi pada April 2011 lalu menimbulkan korban sebanyak tujuh orang meninggal dunia.

Sementara kekerasan di Kabupaten Mesuji Lampung terjadi November 2011 dengan satu orang meninggal dunia atas nama Jaelani dan enam orang luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan ada yang sudah sembuh.

Guna mengantisipasi agar peristiwa itu tidak terulang, lanjutnya, perlu adanya jalinan komunikasi secara intensif antara pemerintah daerah, masyarakat, aparat keamanan maupun pengusaha untuk menghindari bentrokan seperti yang terjadi di Mesuji Lampung maupun di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

"Jalinan komunikasi serta silaturahmi harus dibangun untuk menjaga agar suasana setelah bentrokan di dua daerah itu beberapa waktu lalu tidak terjadi lagi," kata dia.

Amalsyah yang baru bertugas di Lampung beberapa hari itu juga menyebutkan pula bahwa pihaknya juga siap membantu pihak terkait guna mencarikan solusi yang tepat agar suasana di daerah itu kondusif.

Menurutnya, bentrokan beberapa waktu lalu di Mesuji itu membuat suasana kurang kondusif sehingga merugikan semua pihak baik masyarakat maupun pengusaha perkebunan.

"Kalau buah sawit sudah tidak bisa dipanen karena busuk, pabrik sawit tidak lagi beroerasi, petani tidak bisaaman dan nyaman bekerja, begitu juga perusahaan terganggu kinerjanya, maka yang akan rugi kita semua," katanya.

Ia juga meminta masyarakat di daerah itu tidak terganggu dengan berita-berita yang sifatnya provokatif yang dapat menggangu aktivitas warga di daerah itu.

sumber: antara
close