TUTUP
LampungMedsos

Dua Wanita Diduga Mengutil di Minimarket Bandar Lampung, Terekam CCTV

Admin
10 December 2022, 9:54 PM WAT
Last Updated 2022-12-11T13:05:28Z
Dua Wanita Diduga Mengutil di Minimarket Bandar Lampung Terekam CCTV (tangkapan layar)

BANDAR LAMPUNG - Diduga sedang mengutil di sebuah minimarket Jalan HOS Cokroaminoto, Enggal, Bandar Lampung, aksi dua wanita terekam kamera CCTV.


Terlihat wanita itu sedang mondar-mandir di lorong toko. Kemudian wanita yang mengenakan hoodie berwarna kuning mengambil barang yang berada di rak.


Salah satu karyawan Pingki mengatakan peristiwa pengutilan itu terjadi pada 2 Desember 2022, sekitar pukul 19.20 WIB. 


Sebelum melakukan aksinya keduanya menghampiri meja kasir.


"Awalnya mereka nyamperin meja kasir untuk ngeliat arah CCTV yang layar, memang layar itu mati tapi tetep ke record di komputer. Nah, setelah melihat layar wanita itu jalan ke lorong kosmetik," ujar Pingki, Sabtu (10/12).



Setelah masuk ke lorong kosmetik, wanita itu mengambil botol shampo dan memasukkannya ke dalam hoodie yang ia dipakai.


"Dia mengambil Makarizo botol untuk rambut, lalu dimasukkan dalam hoodie, lalu jalan lagi ke rak yang sama untuk mengambil barang yang sama juga," ucap Pingki, dilansir Kumparan.


Saat kedua wanita itu datang, pihaknya sudah curiga dan ingin mengecek CCTV, namun rekan wanita itu sibuk mengajaknya mengobrol.


"Ketika sudah pergi baru kami cek CCTV dan ternyata benar mereka mengambil barang," kata Pingki.


Menurutnya, pengutilan yang dilakukan dua wanita itu bukan pertama kali. Pasalnya, saat ia bekerja di Alfamart Bundaran Gajah, wanita itu juga sempat mengambil barang di toko tersebut.


"Bukan sekali, dulu waktu saya masih di Alfamart bundaran gajah dia mengambil barang juga di toko saya, Pantene Conditioner, makanya saya ingat dan langsung cek CCTV," ujar Pingki.


Disinggung apakah telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian, dia mengaku belum.

"Belum, kami masih menunggu itikad baik wanita itu, karena ada teman yang kenal dan sempat chat pribadi ke dia, tapi kami diblok. Padahal kami cuma minta dikembalikan barangnya saja," kata Pingki. (*)

close