TUTUP
Hukum

Dinihari, Polisi Bandar Lampung Tangkap Dua Pelajar Bawa Pedang dan Besi Panjang

Admin
10 December 2022, 7:31 PM WAT
Last Updated 2022-12-11T13:05:28Z

Tim Patroli Samapta Polresta Bandar Lampung menangkap dua pelajar bersenjata tajam dan diduga hendak tawuran di Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Tamin. (Dok. Polresta Bandar Lampung).


BANDAR LAMPUNG - Dua pelajar bersenjata tajam diduga hendak berkelahi di Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Tamin, Kota Bandar Lampung, Sabtu (10/12/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.


Keduanya yakni IS (16) warga Kelurahan Kaliawi dan AS (16) warga Gedong Air, Bandar Lampung.


"Benar, keduanya kami amankan semalam saat giat patroli hunting C3 (Curas, Curat, Curanmor). IS dan AS ini statusnya masih pelajar di Bandar Lampung," ujar Kasat Samapta Polresta Bandar Lampung, Kompol Suwandi, Sabtu.


Pengamanan kedua pelajar tersebut tindak lanjut antisipasi gangguan Kamtibmas, kejahatan C3 hingga jalanan. 


Berawal saat petugas berpatroli di seputaran Jalan Cut Nyak Dien mendapati rombongan kelompok pemuda.


"Dari kelompok pertama ini, kami temui mereka membawa sajam (senjata tajam), besi, sampai kayu, yang diduga akan tawuran dengan kelompok lain," kata Suwandi, dilansir IDNTimes.


Mengetahui ada petugas di lokasi, para pemuda tersebut langsung lari kocar-kacir membubarkan diri hingga masuk ke dalam gang-gang sempit.


"Tim kami mengejar dan satu pemuda berhasil diamankan," jelas Suwandi.


Tim patroli langsung menyebar mengejar kelompok lain berkisar hingga 50 pemuda di Jalan Tamin, yang turut melarikan diri menghindari kejaran petugas kepolisian.


"Mereka masuk gang sempit perumahan warga di belakang Chandra Mart, tim pun berhasil mengamankan satu pemuda lain yaitu AS," ucap Suwandi.


Alhasil, kedua pelajar tersebut langsung digiring ke Mapolresta Bandar Lampung, guna diperiksa lebih lanjut. 


"Dari tangan keduanya, kami mendapati barang bukti berupa sebilah pedang dan besi panjang," jelas Suwandi.


 IS dan AS kini diamankan di Mapolresta Bandar Lampung bersama barang bukti. Petugas juga telah menghubungi dan memanggil orang tua kedua pelajar tersebut.


"Kami ingatkan, polisi akan terus menindak tegas segala bentuk aksi kejahatan remaja. Tindakan keduanya juga akan kami koordinasikan dengan dinas pendidikan dan pihak sekolah masing-masing," tegas Suwandi. (*)

close