TUTUP
HeadlineHukum

Polisi di Lampung Selidiki Pengajar Ilmu Agama Diduga Sodomi 15 Murid Pria

Admin
29 November 2022, 12:06 PM WAT
Last Updated 2022-12-04T02:09:33Z
Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena (Foto: Istimewa)

TULANG BAWANG - Seorang pengajar di salah satu pondok pesantren di Tulang Bawang, Lampung, berinisial W diduga menyodomi 15 santri pria di wilayah pesantren itu.


"Kejadian itu sekitar Januari 2022. awalnya ada salah satu santri, mungkin karena penampilannya masih kurang dibandingkan kawan-kawannya yang lain, makanya oknum pengajar ini mengajak ke kamarnya, dimandikan dan diganti bajunya," kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena saat dihubungi, Selasa (29/11/2022).


Peristiwa itu pun berlanjut di hari-hari berikutnya. Bukan hanya satu santri, W juga mengajak santri-santri lain untuk ke kamarnya.


"Kemudian si anak ini tidur, pengajar ini membuka sarungnya, dicium-cium dan sebagainya," sebut Hujra, dilansir detikcom.


Karena perbuatan itu, orang tua dari 15 santri menyampaikan keberatan ke pengurus pesantren. 


Mendapatkan informasi soal kasus itu, kepolisian pun mendatangi lokasi pesantren.


"Kemudian saya datang. Saya juga mengajak ke kantor untuk membicarakan itu. Ada kiai yang ikut beserta stafnya," tuturnya.


Hujra mengatakan hingga kini belum ada pihak keluarga dari santri yang menjadi korban sodomi ini yang membuat laporan ke polisi. 


Meski begitu, Hujra mengatakan pihaknya tetap menyelidiki kasus ini.


"Karena ini bukan delik aduan, korban adalah anak di bawah umur, kita tetap melakukan penyelidikan. Namun dari hasil konfirmasi kami, pihak keluarga ini belum bersedia anaknya dimintai keterangan karena ada yang sakit dan sebagainya," ucap Hujra.


"Ada juga yang buat surat pernyataan untuk bersedia tidak melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum," imbuhnya. (*)

close