TUTUP
Lampung

Kebakaran di Lampung City Mall, Tiga Toko dan Satu Gudang Dilalap Api

Admin
15 November 2022, 1:00 PM WAT
Last Updated 2022-12-04T02:09:45Z
 Pusat perbelanjaan Lampung City Mall di Jalan Yos Sudarso Nomor 44, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung kebakaran (Foto: Istimewa)

BANDAR LAMPUNG - Pusat perbelanjaan Lampung City Mall di Jalan Yos Sudarso Nomor 44, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung kebakaran, Selasa (15/11/2022) sekitar pukul 10.50 WIB.


Peristiwa itu mengakibatkan tiga toko dan satu gudang di lantai dasar mal hangus terbakar dilalap Si Jago Merah, hingga diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar puluhan juta rupiah.


"Pemadaman api berlangsung sekitar setengah jam. Alhamdulillah, saat ini api sudah padam dan sedang berlangsung proses pendinginan," ujar Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Sutarno saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.


Laporan peristiwa kebakaran tersebut diterima pertama kali sekitar pukul 10.50 WIB dan langsung mengerahkan sebanyak 7 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), dengan jumlah personel sekitar 20 orang.


"Proses pemadaman kami juga dibantu petugas dari pihak mal sebanyak 12 orang, api bisa dipadamkan di pukul 11.30," ungkap Sutarno, dilansir IDNTimes.


Terkait dugaan sementara penyebab api muncul, ia menyampaikan hal tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. 


Namun pihaknya memastikan titik api bersumber dari gudang lantai dasar mal. 


"Masih dalam lidik polisi, titik api dari gudang," sambung Sutarno.


Lebih lanjut terkait pokok barang-barang terbakar, api diketahui melalap sejumlah barang berada di ketiga toko dan satu gudang seperti barang pecah belah hingga sejumlah furniture.


"Untuk kerugian belum dapat dipastikan, tapi kemungkinan berkisar puluhan juta. Masih dalam penghitungan petugas kami bersama pihak mal," jelasnya.


Manajer Lampung City Mall, Roni menambahkan, sumber api pertama kali diketahui petugas berasal dari gudang restoran salah satu pokok terbakar. 


Dia belum dapat memastikan nilai kerugian, mengingat pokok terbakar dikelola masing-masing penyewa toko.


Pihaknya bakal melaksanakan penyelidikan bersama kepolisian untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran, sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan peristiwa serupa tidak terjadi kembali.


"Mal sementara akan di-pending operasional. Penyebabnya biar penyelidikan yang menentukan hasilnya, kita tidak bisa spekulasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelas Roni. (*)

close