TUTUP
Politik

Demokrat: Ade Armando Benalu dan Racun Demokrasi, Ancaman Kerukunan Umat Beragama

Admin
05 November 2022, 8:45 AM WAT
Last Updated 2022-11-13T03:25:36Z

Ade Armando (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Partai Demokrat menanggapi video Ade Armando di kanal Youtube bertajuk 'Bila Suara Umat Kristen Terbelah, Anies akan Menang' yang diunggah pada Rabu, 2 November 2022. 


Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menilai pernyataan Ade yang mengeksploitasi politik identitas ini sangat berbahaya.


Kamhar menjelaskan, narasi Ade merupakan toxic atau racun bagi demokrasi dan ancaman bagi kerukunan antar umat beragama.


Ia pun menyayangkan sikap Ade yang terus-menerus melontarkan post-truth politik.


“Sangat disayangkan para buzzerRp peliharaan seperti Ade Armando dan kawan-kawannya ini terus diberi keleluasaan untuk terus menerus menghadirkan post truth politik yang terbaca sesuai kehendak dan dilindungi penguasa,” kata Kamhar dalam keterangannya, Jumat, 4 November 2022.


Dia menyebut pernyataan Ade dalam kanal Youtube-nya bertendensi melanggengkan polarisasi di masyarakat demi keuntungan politik pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 


Kamhar juga menyebut Ade Armando benalu demokrasi.


“Pernyataan provokatif ini bertendensi untuk melanggengkan pembelahan di masyarakat demi keuntungan politik pada Pilpres 2024 nanti. Betapa mahalnya harga yang mesti ditanggung sebagai bangsa jika tenun kebangsaan koyak akibat ulah benalu demokrasi seperti Ade Armando,” kata Kamhar, dilansir Tempo.


Dia mengatakan isu soal agama di Indonesia merupakan isu sensitif. Apalagi Indonesia punya pengalaman tidak menyenangkan berupa konflik dengan latar belakang agama. 


Ia berharap isu ini tidak digaungkan terus-menerus demi merawat kebhinekaan bangsa.


“Isu seperti ini terlalu sensitif, apalagi bangsa ini punya pengalaman yang tidak menyenangkan mengalami konflik berlatar belakang agama seperti di Poso dan Ambon. Jangan sampai pengalaman pahit seperti ini terulang lagi di mana pun,” ujarnya.


Dia mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menegaskan untuk melawan segala bentuk praktik post-truth politik seperti yang dilontarkan Ade. 


“Partai Demokrat secara tegas oleh Ketum AHY telah menyampaikan di berbagai kesempatan untuk melawan segala bentuk praktik post truth politik seperti ini,” kata Kamhar.


Dalam video yang diunggah, Ade menyebutkan peluang head to head Anies Baswedan dengan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024. 


Dia mengatakan jika 10 persen umat Kristen memilih Ganjar, maka Gubernur Jawa Tengah tersebut bakal menang.


Sementara itu, jika suara masyarakat Kristen timpang atau terbelah, maka Anies bakal berpotensi memenangi kontestasi Pilpres. 


Ia menyebut kekompakan masyarakat Kristen sangat berpengaruh untuk memenangkan Ganjar pada Pilpres 2024. (*)

close