TUTUP
HeadlineInternetMedia SosialMedsos

Mantan Perwira TNI Ini Sebut Ferdy Sambo Bajing, Lebih Biadab dari PKI!

ADMIN
10 September 2022, 5:58 PM WAT
Last Updated 2022-09-15T17:04:35Z
Ruslan Button saat masih berdinas (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Eks Perwira TNI, Ruslan Buton, turut mengomentari kasus Ferdy Sambo yang merupakan otak pembunuhan Brigadir Joshua.


Ferdy Sambo di mata Ruslan Buton tak lain merupakan jenderal yang lebih biadab daripada PKI.


“Dia (Sambo) lebih biadab dari PKI. Kenapa saya bilang seperti itu,” kata Ruslan di akun YouTube 'Studio Aang', dikutip pada Sabtu (10/9/2022).


Ruslan lantas membandingkan peristiwa pembantaian para jenderal di tahun 1965. Saat itu jenderal dibantai secara sadis oleh para PKI.


Namun berbanding terbalik, peristiwa di tahun 2022, justru sang jenderal yang membantai ajudannya dengan sadis.


“Peristiwa Tahun 65 para jenderal dibantai secara sadis oleh para komunis. Peristiwa 2022 ini jenderal membantai ajudannya. Ini sadis dan biadab,” ujar Ruslan, diansir pojoksatu.


Dia menegaskan, bila ada pihak yang merasa tersinggung dengan tudingannya Ferdy Sambo lebih kejam daripada PKI, orang tersebut berarti bagian dari geng Sambo.


“Jadi mungkin ada yang tersinggung. Tapi kalau ada yang tersinggung dengan kalimat saya, kata-kata saya. Berarti dia adalah bagian dari kelompok Sambo,” tegas Ruslan.


Selain itu, Mantan anggota TNI ini juga menilai Ferdy Sambo sebenarnya tak layak menyandang pangkat jenderal atau bintang dua.


Sebab ulah Ferdy Sambo itu  mengalahkan seorang bajingan bengis.


“Sambo ini adalah seorang bajingan. Hanya dia dengan pangkatnya, tapi saya tidak melihat dia seorang Irjen. Dia yang paling pantas adalah seorang bajingan, yang bengis, keji, dan biadab,” kata Ruslan. (*)

close