TUTUP
HeadlineLampung

Tragis, Balita di Lampung Utara Tewas Mengambang di Kolam Ikan

Admin
20 June 2022, 1:06 PM WAT
Last Updated 2022-07-09T11:48:24Z

Balita berusia 1,5 tahun ditemukan tewas mengambang di kolam ikan lele belakang rumah di RT 02, LK 04, Kebun Lima, Tanjung Senang, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Ahad siang (19/6/202). (Foto: iNews TV)


SABURAI - Orangtua harus selalu mengawasi anaknya terutama yang masih kecil, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi di Lampung Utara.

Balita berusia 1,5 tahun ditemukan tewas mengambang di kolam ikan lele belakang rumahnya RT 02, LK 04, Kebun Lima, Tanjung Senang, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Ahad (19/6/202).

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi Oktama membenarkan peristiwa itu.

Menurut dia, bocah 1,5 tahun itu meninggal dunia akibat masuk ke dalam kolam.

"Korban meninggal masuk ke dalam kolam ikan lele di belakang rumahnya. Sempat dilarikan ke rumah sakit di Kotabumi, tapi nyawanya tidak dapat tertolong," kata Eko, Senin (20/6/2022).

Bocah malang bernama Denis Arisandi itu ditemukan orang tuanya dalam keadaan mengapung tidak bernyawa akibat kehabisan napas dan banyak menelan air kolam ikan.

Orang tua korban Waridi (43) mengaku saat itu tengah beristirahat. Sedangkan istrinya, Siti Romlah (40) sedang menjahit pakaian di rumah.

Sekitar 30 menit terakhir dari melihat sang anak, Waridi kemudian menanyakan kepada istrinya mengenai keberadaan anak mereka yang tiba-tiba menghilang.

Kemudian Waridi mencari sang anak hingga ke sejumlah rumah tetangga namun tak kunjung ditemukan.

Waridi kemudian melanjutkan pencarian anaknya ke arah belakang rumahnya.

Ketika sampai di belakang rumah, dia melihat anaknya berada di dalam kolam ikan lele berukuran 1x 2 meter itu dengan kondisi mengapung tak bernyawa.

"Saya angkat anak saya dari kolam, dia sudah tidak bernapas lagi. Saya meminta pertolongan warga dan kemudian kami membawa ke rumah sakit. Namun, Denis telah meninggal dunia," kata Waridi, dilansir Sindonews.com.

"Saya menyesal tidak menjaga anak saya dengan baik, pak," tambahnya.

Sementara, sang ibu korban hanya dapat pasrah dan sesekali menangis melihat anaknya tersebut.

Warga bersama aparat Kepolisian dan TNI langsung berdatangan ke kediaman korban. (*)

close