TUTUP
Lampung

Kerugian Rp 200 Juta, Dispenser SPBU Rest Area Tol Lampung Terbakar

ADMIN
18 June 2022, 1:21 PM WAT
Last Updated 2022-09-15T17:08:38Z

Dispenser SPBU rest area KM 20B Tol Lampung yang terbakar usai ditabrak truk, Jumat (17/6/2022). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.(Foto: Dok. Satlantas Polres Lampung Selatan)


SABURAI – Pihak SPBU Rest Area KM 20 di ruas jalan Tol Lampung mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Kerugian itu akibat dispenser SPBU terbakar ditabrak truk, Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 07.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi truk melarikan diri usai menabrak.

Kepala Satlantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra membenarkan adanya peristiwa tersebut yang terjadi pada di rest area jalan tol ruas Terbanggi Besar - Bakauheni (Bakter).

“Benar, telah terjadi kecelakaan di tempat pengisian bahan bakar rest area KM 20B di Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat sore.

Menurutnya, kecelakaan itu melibatkan satu unit truk Colt Diesel kuning yang belum diketahui nomor polisi kendaraannya.

“Truk Colt Diesel itu melarikan diri usai menabrak dispenser di SPBU tersebut,” kata Jonnifer, dilansir Kompas.com.

Dari keterangan sejumlah saksi di TKP, peristiwa ini bermula ketika truk Colt Diesel melaju dari arah parkiran keluar rest area di jalur yang menuju Pelabuhan Bakauheni.

Saat melintasi areal pengisian BBM, diduga truk melaju dengan cepat atau melebihi batas kecepatan minimum.

“Kontur jalan di TKP halus dan basah, sehingga ban belakang truk diduga tergelincir,” kata Jonnifer.

Akibatnya, sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan bak sebelah kanan truk menabrak dispenser nomor 4 di SPBU tersebut.

“Kecelakaan ini mengakibatkan mesin dispenser SPBU terbakar,” kata Jonnifer.

Petugas SPBU langsung sigap memadamkan api, sehingga kebakaran tidak meluas.

Sopir truk dan kendaraannya langsung melarikan diri.

Jonnifer mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, tetapi kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sat PJR Ditlantas Polda Lampung untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

close