![]() |
| (foto: istimewa) |
BANDAR LAMPUNG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN memberikan insentif kepada 4.000 guru mengaji di wilayah kota sebesar Rp 2 juta per tahun.
Pemberian insentif sudah berlangsung sejak Selasa (20/6/2017) secara bergelombang. Tahap pertama diberikan Rp 1 juta dan sisanya tahun depan.
"Semoga dapat dimanfaatkan menjelang hari raya nanti, " kata Herman HN, Rabu (21/6).
Menurut dia, sisa satu juta rupiah lagi akan diberikan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membayar utang bagi hasil kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
"Program pemberian insentif kepada guru mengaji di wilayah kota rutin diberikan setiap tahun sejak ia menjabat wali kota pada periode pertama" ungkap Mantan kepala Dispenda Lampung itu.
Ia mengatakan pemberian insentif kepada semua guru mengaji di Bandar Lampung sebagai wujud kepedulian Pemkot terhadap pembangunan di bidang keagamaan.
"Selama ini peran guru mengaji diabaikan, padahal memberikan kontribusi besar terhadap generasi yang akan datang," ujar Herman HN, seperti dilansir Republika.
Ia berharap bantuan honor tersebut dapat menyejahterakan guru mengaji. Apalagi sekarang mau merayakan hari Idul Fitri 1438 H.
Herman HN menyakini tetap akan membayar kekurangannya pada tahun depan, setelah Pemprov Lampung membayar utang bagi hasil pemkot.
"Bantuan honor mengaji dari pemkot semoga dapat bermanfaat, dan bisa menggiatkan lagi mendidik anak di bidang agama Islam," harap Herman HN yang juga mantan kepala Biro Keuangan Pemprov Lampung. (*)


