TUTUP
Politik

Skenario Ridho Ficardo Dibongkar @ardiguna

Sayabanak
23 July 2013, 3:13 AM WAT
Last Updated 2022-06-27T06:53:05Z
Ridho Ficardo
LAMPUNG - Kendati jadwal pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung belum jelas, serta saat ini belum memasuki masa kampanye, namun upaya black campaign (kampanye hitam) mulai ditebar para kompetitor. 

Setelah sebelumnya akun twitter @triomacan2000 membongkar kasus pengemplangan pajak PT Sugar Group Companies (SGC) milik Jusuf Gunawan selama tahun 2012 sampai 2013 sebesar Rp2 triliun, dengan modus memalsukan jumlah lahan perkebunan tebu yang dimiliki, kini muncul hal serupa.

Namun akun twitter @ardiguna ini 'membongkar' sosok pribadi dan sepak terjang bakal calon gubernur 'besutan' PT SGC, Ridho Ficardo. Berikut twep dari @ardiguna berjudul NGERI !!!!! Motif busuk pencalonan Ridho Ficardo sebagai cagub Lampung!! yang ditulis enam hari lalu dengan link http://chirpstory.com/li/97575:

Cerita ini berdasarkan fakta dan penuturan beberapa temannya di organisasi dan di partai. Selain cerita dari teman-temannya, saya juga mendapatkan penuturan dari keluarga, aspri, pengawal, guru dan pembinanya di pramuka dulu.
        
Saat kecil, Ridho tak memiliki sifat yg menonjol pada dirinya, selain berpura-pura menjadi anak yg baik dan patuh di hadapan orangtuanya. Sampai saat inipun sikap pura-pura menjadi anak yg manis masih dilakoninya, seperti berpura-pura tak merokok di hadapan orangtuanya dan melakoni sholat.

Penuturan keluarga terdekat, karena satu-satunya anak laki dan sulung, Ridho selalu mendapat perhatian lebih dari orangtuanya, itu yg membuatnya menjadi anak manja. Kondisi ini melekat sampai dia dewasa dan kemudian mempengaruhi jalan hidup dan pergaulannya. Dia cenderung mendapatkan sesuatu secara instan. Semua diselesaikan dengan uang dari orangtuanya, sehingga itulah yg kemudian menjadi madu penarik teman-teman untuk mendekat padanya.

Selesai kuliah, dia bingung mau ngapain. Mau kerja di kantoran tapi tidak punya skill, berbisnis pun selalu gagal, akhirnya dia pulang ke Jakarta.

Malu menjadi pengangguran, Ridho kemudian menutupinya dengan kuliah S2 di Ketahanan Negara, padahal waktu S1 nya dia ambil Perikanan Unpad. Dua disiplin ilmu yg sama sekali tidak nyambung, itu menggambarkan bahwa dia adalah pribadi yg galau dan tidak punya pendirian.

Ayahnya yang begitu sayang padanya tersentuh melihat kondisinya, akhirnya Ridho pun dititipkan masuk sebagai karyawan Sugar Grup. Sadar akan kemampuan putranya, sang ayah tak ingin skill terbatas anaknya diketahui oleh karyawan yang lain, Ridho ditempatkan di anak perusahaan. Anak perusahaan tersebut tidak ada aktivitas bisnis, cuma dipakai untuk mengambil hak penguasaan lahan, karyawannya pun tak sampai lima orang dan teman Ridho semua.

Sampai satu hari, selepas makan siang Ridho berkeluh kesah akan nasibnya pada para temannya, karena posisinya saat itu sangat tak nyaman baginya. Pendapatan terbatas, gaya hidup makin tinggi dan malu jika terus-terusan minta sama orangtuanya. Kawan-kawannya diminta mencari solusi yg menghasilkan.

Pucuk dicinta ulam tiba, Sugar Grup mendapat gugatan dari Marubeni dan balik menggugat Salim Grup. Peluang rezeki pun tampak di depan mata. Beberapa karibnya menyarankan ke Rridho utuk memberi ide pada owner SGC agar membuat gerakan aksi masa untuk pelemahan Salim, melalui demo BLBI.

Owner pun tertarik dan minta dibuatkan proposal aksi masa yg berkelanjutan. Ridho kemudian meminta teman-temannya menyusun proposal lengkap dengan anggaran. Setelah proposal dibuat dan disetujui owner, aksipun berjalan. Agar terlihat aksinya besar, Ridho cs melibatkan Edi Kampud dan Andre.
  
Aksi berjalan mulus, pundi keuntungan dari proyek aksi terus mengalir ke rekening Ridho dan teman-temannya. Gaya hidup makin berkelas. Keasyikan dengan uang proyek aksi BLBI, Ridho menghamburkannya dengan para gadis, menambah koleksi jam tangan KWnya dan airsoftgun.

Sementara kawan-kawanny lebih bijak menggunakan dananya, mulai untuk beli mobil, rumah bahkan untuk biaya nikah, ada juga yang menggunakannya untuk modal usaha. Terlena dengan uang mudah dari proyek aksi, Ridho pun bingung ketika proyek aksi usai. Setelah dicek, ternyata saldo di rekening belum cukup target.

Ide proyek selanjutnya muncul ketika Abdurahman Sarbini Bupati Tulangbawang mulai mengganggu SGC. Proposal gerakan menghabisi Mance pun dibuat. Dimulai dari menutup jalan Mance untuk jadi ketua PD (Partai Demokrat) Lampung sampai menghabisi gerakan Mance di pilkada Tulangbawang Barat (Tubabarat) 2011 dan Tulangbawang 2012, owner setuju.

Misi utk menghabisi Mance disusun sangat rapih, tim dibentuk yang dimotori oleh para kroninya yaitu NA, UA, AT, MJ dan HRW. Misi sukses, Ridho jadi ketua PD, UA jadi wakil bupati Tubabarat, HRW jadi wakil bupati Tulangbawang (Tuba). Tiga orang lainnya masih bertahan jadi 'vampir' di PD Lampung.

"Dimana surga terenak di dunia selain di sini, sudah dapat kekuasaan gratis, masih dapat untung pula," kata Ridho pada teman-temannya.

Bayangkan saja, dari tiga proyek tersebut, saldo rekening Ridho melonjak drastis, dari yang tadinya cuma ratusan juta kini jadi milyaran. 

Sekarang proyek baru sedang digarap, proyek pilgub. Alasnnya jelas, izin usaha SGC berakhir tahun 2014 dan gubernur jendral masa jabatannya juga berakhir 2014. Maka, Ridho mengajak ayahnya, Bachtiar dan Hanan untuk meyakinkan owner bahwa suksesor gubernur jendral harus orang mereka. Dan itu adalah Ridho

Proposal dibuat, Ridho maju dgn Bachtiar, sedangkan Hanan jaga gawang mengamankan Tulangbawang. Tapi misi ini tak semulus yg sebelumnya. Maklum, jika konteksnya pilgub, owner juga harus mendengar pendapat sang gubernur jendral. Sementra sang gubernur jendral jg punya proposal sendiri. Dengan kata lain, keduanya sama-sama mau ngolah dana SGC untuk pilgub. 

Hal ini membuat Ridho kurang nyaman, karena harus berbagi pundi dengan gubernur jendral. Akibatnya dana yang didapat tidak selancar dan sebesar misi-misi sebelumnya. Ridho pun mendiskusikan ini dengan timnya, ide pun didapat.

Belajar dari pengalaman yg sudah-sudah, dana SGC akan lancar jika owner merasa terancam. Maka tim Ridho menciptakan gerakan hantu untuk menghantam SGC. Tim inilah yang kemudian menciptakan gerakan aksi masa mendemo Sugar Grup dan menghantam kasus SGC via jejaring sosial.

Dalam satu bulan ini saja sudah dua kali aksi masa dibuat, terakhir adalah kemarin. Demo ini yang mensetting adalah MJ, tapi keterlibtn MJ dibungkus sangat rapih. Serangan via jejaring sosial juga digulirkan, gerakan ini dikondisikan oleh HRW dengan cara merekrut beberapa akun twiter anonim.

Berdasarkan info dari dalam, akun-akun tersebut antara lain : @tanggarajatuba, @mangkeli, @mulangtiyuh, @setiawanteddy80 dan @triomacan2000 (akun terakhir ini yang mengungkap kasus pengemplangan pajak PT SGC).

Jadi, kita jangan mudah tertipu, bahwa ternyata gerakan-gerakan yg menghantam SGC tersebut sejatinya adalah untuk melancarkan aliran dana SGC ke kantong Ridho cs.

Beberapa akun twiter tsb dijalankan via BB, ini nomor pinnya 22bd24b3, 296cd10b, 28c78c9e, 2983e540, 297cb845, 2851ec23, 2a46e038

O ya, coba aja cek @tanggarajatuba kenapa tidak aktif malam ini, mungkin beliau sedang sibuk menyambut kedatangan Ibas dan Pramono Edi. Salam pramuka.

sumber
close