TUTUP
TUTUP
Internasional

Pilpres Digelar Hari Ini, Hadi Calon Tunggal

Admin
21 February 2012, 1:48 PM WAT
Last Updated 2012-02-22T06:06:04Z
Polisi Yaman bersiaga dengan latar belakang poster-poster calon tunggal pemilihan presiden, Abed Raboo Mansour Hadi, Senin (20/2/2012).

SANAA - Pemilu presiden Yaman siap digelar Selasa (21/2) ini. Wakil Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi tampil sebagai satu-satunya calon. Dia berkomitmen akan ”menghancurkan” Al Qaeda, kata Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS John Brennan, Minggu (19/2), di Sanaa, ibu kota Yaman.

Brennan, yang bertemu dengan Hadi pada Sabtu di Sanaa, mengatakan, dia ”sangat tergerak oleh komentar Hadi” mengenai Al Qaeda. Hadi berniat keras menghancurkan jaringan teroris itu. ”Saya pikir dia dapat menjadi mitra yang kuat dan baik,” kata Brennan kepada wartawan.

Kantor berita resmi Saba merilis pernyataan Hadi yang menyebutkan, ”Organisasi teroris Al Qaeda harus diperangi dan keberadaannya di Semenanjung Arab harus diakhiri.”

”Ini membutuhkan kerja sama internasional yang serius,” kata Hadi seusai pertemuan dengan Baron Emma Nicholson, anggota Majelis Tinggi Inggris, yang berkunjung ke Sanaa menjelang pemilihan presiden.

Jutaan warga akan memberikan suara mereka di tempat pemungutan suara di seantero negeri. Dalam pilpres yang seperti referendum, rakyat Yaman akan memberikan suara mereka untuk Hadi sebagai kandidat satu-satunya yang akan menggantikan Presiden Ali Abdullah Saleh.

Saleh kini berada dalam perawatan untuk mengobati luka yang didapatnya akibat serangan oposisi pada pertengahan 2011.

Saleh (69), yang memerintah Yaman selama 33 tahun, telah menandatangani perjanjian penyerahan kekuasaan yang dimediasi Liga Arab di Riyadh, 23 November 2011. Dalam perjanjian itu, Saleh diharuskan menyerahkan kekuasaan kepada wakil presiden meski tetap menjadi presiden kehormatan hingga Februari 2012.

Sejak protes antirezim Saleh bergulir akhir Januari 2011, kelompok militan memanfaatkan kekuasaan pusat yang kian lemah dengan membangun basis-basis pertahanan di sejumlah provinsi di selatan. Pejabat pemerintah mengatakan, kelompok militan terafiliasi dengan Al Qaeda, namun oposisi menuduh rezim mengada-ada.

Ledakan

Jelang pilpres, sebuah ledakan menghancurkan satu tempat pemungutan suara di Aden, kota terbesar di Yaman selatan, Senin. Suara tembakan terdengar tak lama setelah ledakan itu. Belum ada laporan lanjutan atas insiden itu. Ledakan menyebabkan lubang besar di dinding bangunan dan menghancurkan kaca jendela bangunan lain di sekitarnya.

Sehari sebelumnya, tiga prajurit cedera dalam bentrokan dengan militan di dekat sebuah TPS di Provinsi Lahij. Orang-orang bersenjata dari Gerakan Selatan menyerang mobil militer yang mengangkut kotak suara ke TPS di satu sekolah dekat pangkalan udara Al Anad di Lahij. Tiga prajurit cedera dalam baku tembak itu.

Salah satu kelompok dari Gerakan Selatan menyerukan hari ”pembangkangan sipil” pada Selasa (21/2/2012), saat rakyat Yaman memberikan suara untuk Hadi.

Mereka mendesak simpatisan mereka berpawai di Aden untuk ”menuntut kebebasan dan kemerdekaan” di wilayah selatan, dan tidak mengakui pemerintahan Sana’a.

Barat, termasuk AS, dan Arab Saudi khawatir negara itu akan gagal. Al Qaeda bisa memanfaatkan kekacauan yang terjadi untuk memperkuat pengaruh mereka. (kom)
close